27.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 19, 2026
spot_img

Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS Bekali Guru Mengajar Lebih Cerdas melalui Workshop AI Berbasis ChatGPT dan NotebookLM

Surakarta – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Workshop Series V sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru IPA dan Biologi. Mengusung tema “Mengajar Cerdas dengan AI: ChatGPT dan NotebookLM untuk Pembelajaran Inovatif”, kegiatan berlangsung pada Sabtu (18/7) di Laboratorium Biologi Gedung E FKIP UMS.

Workshop yang diselenggarakan secara gratis ini diikuti oleh 15 guru IPA dan Biologi jenjang sekolah menengah dari Surakarta dan sekitarnya. Peserta memperoleh sertifikat setara 12 Jam Pelajaran (JP), modul workshop, serta kesempatan berdiskusi dan berjejaring dengan dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS.

Kegiatan diawali dengan materi Pengenalan Artificial Intelligence (AI): Pengertian, Fungsi, Jenis dan Etika Penggunaan AI dalam pembelajaran yang disampaikan oleh Ima Aryani, M.Pd. Pada sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, mulai dari menjaga integritas akademik, etika profesi guru, hingga perlindungan data dan privasi peserta didik.

Materi berikutnya disampaikan oleh Lina Agustina, M.Pd. mengenai teknik menyusun prompt yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran. Selain memperkenalkan berbagai strategi penggunaan ChatGPT, peserta juga dilatih memanfaatkan NotebookLM sebagai sarana mengelola sumber belajar, menyusun materi ajar, hingga merancang media ajar yang lebih menarik, sistematis dan efisien.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik intensif yang didampingi oleh empat fasilitator, yaitu Ima Aryani, M.Pd., Lina Agustina, M.Pd., Dr. Santhyami, M.Si., dan Vina Listiawati, Ph.D. Setiap kelompok peserta memperoleh pendampingan secara langsung sehingga mampu menghasilkan produk pembelajaran berbasis AI yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Gambar 1. Para fasilitator Workshop Series V (dari kiri atas ke kanan bawah): Ima Aryani, M.Pd., Lina Agustina, M.Pd., Dr. Santhyami, M.Si., dan Vina Listiawati, Ph.D.
Gambar 1. Para fasilitator Workshop Series V (dari kiri atas ke kanan bawah): Ima Aryani, M.Pd., Lina Agustina, M.Pd., Dr. Santhyami, M.Si., dan Vina Listiawati, Ph.D.

Menurut salah satu fasilitator, Dr. Santhyami, M.Si., perkembangan Artificial Intelligence perlu dipandang sebagai peluang bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sebagai ancaman.

“Artificial Intelligence bukanlah pengganti guru, melainkan mitra yang dapat membantu guru bekerja lebih efektif. Melalui workshop ini kami ingin menunjukkan bahwa ChatGPT dan NotebookLM dapat dimanfaatkan sebagai asisten dalam merancang pembelajaran, menyusun bahan ajar, mengembangkan media pembelajaran, hingga mengelola berbagai sumber belajar secara lebih efisien. Yang terpenting adalah guru tetap memiliki kendali, berpikir kritis, dan menggunakan AI secara etis sehingga teknologi benar-benar memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran,” ungkap Dr. Santhyami.

Ia menambahkan bahwa kemampuan memanfaatkan AI secara tepat akan membantu guru menghemat waktu dalam pekerjaan administratif sehingga memiliki lebih banyak kesempatan untuk merancang pengalaman belajar yang berpusat pada peserta didik.

Workshop Series merupakan agenda berkelanjutan yang dikembangkan oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan profesional guru melalui berbagai tema yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Pada penyelenggaraan seri kelima ini, fokus utama diarahkan pada pengenalan dan praktik pemanfaatan ChatGPT serta NotebookLM sebagai perangkat pendukung pembelajaran inovatif.

Selama sesi praktik, peserta terlihat antusias mencoba berbagai fitur AI untuk menyusun media pembelajaran, mengembangkan lembar kerja, hingga mengoptimalkan sumber belajar digital. Setiap kelompok didampingi oleh seorang fasilitator sehingga proses diskusi berlangsung lebih interaktif dan peserta memperoleh umpan balik secara langsung terhadap produk yang dikembangkan.

Gambar 2. Suasana sesi praktik. Setiap kelompok peserta didampingi oleh satu fasilitator untuk mengembangkan produk pembelajaran berbasis AI.
Gambar 2. Suasana sesi praktik. Setiap kelompok peserta didampingi oleh satu fasilitator untuk mengembangkan produk pembelajaran berbasis AI.

Melalui Workshop Series V ini, Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS berharap semakin banyak guru yang mampu mengintegrasikan teknologi AI secara bijaksana dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, guru tidak hanya semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik.

Redaksi: Fam

Artikel Terkait

- Advertisement -spot_img

Terbaru