34.1 C
Jakarta
Kamis, Juli 16, 2026
spot_img

Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan

Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan

Jakarta, Senin 3 Februari 2025 – Matafaktanews.com. Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara (KMHN) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bank Indonesia untuk mengecam skandal korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia yang diduga mengalir ke anggota DPR. Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan kritik pedas terhadap Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang dianggap gagal mengawasi dan mencegah penyalahgunaan dana negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan sosial tersebut.

Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan
Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan

Koordinator KMHN, Pian, dengan tegas menyatakan bahwa kelalaian Gubernur Bank Indonesia dalam mengelola dana CSR Bank Indonesia merupakan bentuk tanggung jawab langsung dari pimpinan institusi tersebut. “Kami menuntut Perry Warjiyo mundur dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Kelalaian dan pembiaran terkait skandal korupsi dana CSR adalah tanggung jawab penuh Gubernur Bank Indonesia. Sejak awal, Bank Indonesia tampak enggan transparan dan bahkan terkesan menutupi aliran dana triliunan rupiah ke oknum-oknum DPR. Ikan busuk dimulai dari kepala, dan Bank Indonesia busuk dari pimpinan yang gagal mengemban amanah,” ujar Pian.

Tuntutan keras mahasiswa tersebut muncul menyusul lambannya penetapan tersangka dalam pengusutan dugaan aliran dana CSR Bank Indonesia kepada anggota DPR, terutama setelah pernyataan Satori dalam pemeriksaan KPK pada 27 Desember 2024 yang semakin menguatkan dugaan korupsi. Aktivis mahasiswa menilai adanya intervensi politik yang memperlambat proses hukum terkait skandal besar ini.

Baca Juga : Mafia Peradilan Diduga Menyusup Dalam Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar

Follow Us :

https://www.instagram.com/matafaktanews/https://www.facebook.com/profile.php?id=61572252175413https://www.tiktok.com/@matafaktanews.comhttps://x.com/Matafaktanews?t=zM7xgRcC9vYw0bnFE5yTAg&s=09

“Kami menduga ada lobi politik yang kuat yang mempengaruhi kelambanan penetapan tersangka dalam kasus ini. Gubernur Bank Indonesia harus lebih kooperatif dan menunjukkan transparansi penuh untuk pengusutan kasus korupsi ini,” ujar Harry, salah satu orator aksi.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sikap diam yang ditunjukkan oleh pihak Bank Indonesia dalam menghadapi dugaan korupsi yang melibatkan dana CSR tersebut. Mereka menegaskan akan terus menggelar aksi-aksi serupa sampai proses hukum berjalan secara adil dan transparan, serta Perry Warjiyo mundur dari jabatannya.

“Kami tidak akan berhenti. Aksi ini akan menjadi mimbar rutin kami setiap minggu hingga Perry Warjiyo mengundurkan diri dan skandal ini terungkap secara terang benderang kepada publik,” tegas Pian.

Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan
Menanggapi Skandal Korupsi CSR Bank Indonesia: Ikan Busuk Dimulai dari Kepala, Bank Indonesia Busuk dari Pimpinan

Aksi demonstrasi ini mencerminkan keresahan publik dan kekhawatiran terhadap integritas lembaga negara yang seharusnya menjadi panutan dalam tata kelola keuangan negara yang bersih. Bank Indonesia, sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas ekonomi negara, seharusnya tidak hanya bertindak tegas terhadap pelanggaran di dalam lembaga itu, tetapi juga menunjukkan sikap terbuka dalam proses pengusutan kasus ini. Tanpa adanya transparansi dan akuntabilitas yang jelas, kepercayaan publik terhadap Bank Indonesia sebagai lembaga keuangan tertinggi negara akan semakin luntur.

Red

Artikel Terkait

- Advertisement -spot_img

Terbaru