26.9 C
Jakarta
Kamis, Juli 16, 2026
spot_img

Anies Baswedan – Budi Djiwandono Jakarta Kota Kolaborasi

Jakarta – Matafaktanews.com. Pemilihan presiden telah usai dengan telah ditetapkannya Prabowo-Gibran sebagai Presiden & Wakil Presiden Terpilih yang akan dilantik pada Oktober 2024 mendatang. Dan November nanti akan digelar Pilkada serentak termasuk Pilkada Jakarta.

Menurut Musa Dadap yang juga sebagai Koordinator Forum Pemuda Jakarta Selatan : “ Bahwa dengan penetapan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, maka pilpres telah selesai dan oleh karena-nya dinamika pilpres juga harusnya telah selesai dan tidak menariknya ke dalam dinamika pilkada serentak. Karena setiap daerah memiliki dinamikanya sendiri. Begitu pula Jakarta. Harusnya terbebas dari residu dinamika piplres dan menyambut suasana baru pilkada.

Kedua, menurut Musa yang juga pegiat organisasi pemuda Jagakarsa Jakarta Selatan ini, bahwa Jakarta sebagai Kota Kolaborasi yang telah dirintis dan dibangun sebelumnya oleh Anies merupakan sesuatu yang harus terjaga dan terus tumbuh dan berkembang. Sehingga semua kekuatan sosial politik kemasyarakatan dapat mengambil bagian untuk terlibat membangun Jakarta. Tidak ada yang dikecualikan. Di situlah esensi Jakarta sebagai Kota Kolaborasi. Artinya semua pihak menjadi bagian dari pembangunan Jakarta.

Ketiga, untuk itu maka kontestasi Pilgub dki akan sangat menarik jika Anies sebagai Petahana dapat berpasangan dengan Budi Djiwandono yang berasal dari Partai pemenang Pilpres, yakni Gerindra. Kombinasi PKS sebagai pemenang Pileg di DKI dan Gerindra sebagai Pemenang Pilpres. Maka Jakarta dapat menjadi etalase dari program-program unggulan Presiden terpilih. Begitu pula sinergi dan keselarasan antara Pemerintah Pusat dan Daerah akan semakin kondusif. Dan Rakyatlah tentunya yang mendapatkan manfaat dari semua ini.

Red

Artikel Terkait

- Advertisement -spot_img

Terbaru