26.9 C
Jakarta
Kamis, Juli 16, 2026
spot_img

Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah

Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah

Bandar Lampung – Matafaktanews.com. Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (21/2/2025) malam hingga Sabtu pagi menyebabkan banjir di 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Sebanyak 2.181 rumah terendam, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana ini.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa banjir melanda beberapa wilayah, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.

Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah
Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah

“Data sementara menunjukkan ada 2.181 rumah terdampak di 3 Kabupaten/kota. Jadi untuk Bandar Lampung ada 9 Kecamatan, Lampung Selatan ada 4 kecamatan dan Pesawaran ada 3 kecamatan,” ujar Yuni pada Sabtu (22/2/2025).

Baca Juga : Demokrasi Warga Berjalan Sempurna Pemilihan RT di Kelurahan RBU untuk Periode 2025-2030
Follow Us :

https://www.instagram.com/matafaktanews/  https://www.facebook.com/profile.php?id=61572252175413   https://www.tiktok.com/@matafaktanews.com  https://x.com/Matafaktanews?t=zM7xgRcC9vYw0bnFE5yTAg&s=09

“Untuk korban meninggal dunia ada 3 di Bandar Lampung, satu di wilayah Campang Raya atas nama Sutiyem yang hanyut setelah mobil nya terseret banjir. Kemudian pasutri di Tanjung Karang Barat atas nama Haryadi Prabowo dan Rosmaini, kedua korban ini tertimpa longsor saat berada didalam rumah,” sambungnya.

Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah
Tragedi Banjir Besar di Lampung, 3 Wilayah Terdampak Parah

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi warga yang terjebak di lokasi banjir. “Di beberapa titik, air mencapai atap rumah. Tim Basarnas dan kepolisian terus berjaga dan melakukan penyelamatan,” kata Yuni.

Banjir ini dipicu oleh hujan deras yang berlangsung sejak Jumat malam pukul 21.00 WIB hingga Sabtu dini hari pukul 04.00 WIB. Upaya penanggulangan bencana masih terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak.

Red. Hendrik iskandar

Artikel Terkait

- Advertisement -spot_img

Terbaru