Matafaktanews.com, BOGOR, — Warga Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, menggelar kegiatan Minggu Bersih di sepanjang area Jalan Stasiun Cilebut pada Minggu (16/11). Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan selokan dan sejumlah titik yang rawan tumpukan sampah sebagai langkah antisipasi banjir menjelang musim penghujan.
Ketua RW 05 Cilebut Timur, Andi Gito, mengatakan bahwa kegiatan rutin ini merupakan upaya kolektif warga untuk menjaga kebersihan sekaligus mempercantik lingkungan. Selain itu, gotong royong ini juga menjadi langkah preventif agar aliran air tetap lancar saat curah hujan meningkat.
“Dengan kegiatan ini, sampah-sampah di selokan atau di jalan yang menumpuk sudah mulai teratasi. Harapannya, masyarakat Cilebut semakin membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya,” ujar Andi.
Pelaksanaan Minggu Bersih ini dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Bogor Rudy Susmanto Nomor 100.3.4.2/655 Tahun 2025, yang secara resmi mencanangkan Aksi Bersih Kabupaten Bogor. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025, Adipura, Makuta Binokasih, serta agenda Bogor Istimewa & Gemilang Kabupaten Ramah Lingkungan (BIG KRL).
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Cilebut Timur setidaknya telah mendukung program Bupati Rudy Susmanto,” jelas Andi.
Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka turun bersama ke jalan, membersihkan sampah, mengeruk selokan, hingga merapikan area yang selama ini rawan genangan air. Selain memperingati World Cleanup Day, aksi kolektif ini juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dan lebih peduli terhadap kebersihan. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Andi.
Andi Gito berharap kepedulian tersebut tidak hanya muncul saat ada kegiatan gotong royong, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari sehingga lingkungan Cilebut Timur semakin bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga. (F/MF/Red)


