26.9 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
spot_img

Gabungan mahasiswa dan pemuda Sumatera Utara gelar aksi unjuk rasa didepan KPU RI dan akan lanjutkan melapor Parlagutan harahap ke DKPP

Jakarta – Matafaktanews.com. Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara (GMP-SU), yang terdiri dari mahasiswa lintas universitas dan pemuda di DKI Jakarta, menggelar unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia kemarin, 6 Agustus 2024. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap keputusan KPU yang mengaktifkan kembali Parlagutan Harahap sebagai anggota KPU Padangsidimpuan. Jakarta 07/08/24.

Parlagutan Harahap terlibat dalam kasus pemerasan terhadap salah satu calon legislatif (caleg) di Padangsidimpuan dan sempat terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polda Sumut. Meskipun telah ditahan sebagai tersangka, Parlagutan kembali aktif setelah pembebasan.

Koordinator lapangan aksi, Theogarcia, menilai tindakan KPU RI yang mengaktifkan kembali Parlagutan menunjukkan adanya masalah serius dalam institusi tersebut. “KPU RI seharusnya menjaga integritas dan kredibilitasnya dengan tidak memberikan fasilitas kepada pelaku tindak pidana. Pengaktifan kembali Parlagutan sebagai anggota KPU Padangsidimpuan jelas merusak kepercayaan publik terhadap lembaga ini,” tegas Theogarcia.

GMP-SU menyampaikan beberapa tuntutan dalam aksi tersebut, antara lain:
1. Mendesak KPU untuk segera memecat Parlagutan Harahap sebagai anggota KPU Kota Padangsidimpuan.
2. Menuntut KPU RI yang telah merusak tatanan aturan dan norma Republik Indonesia dengan mengaktifkan kembali Parlagutan Harahap.
3. Menyatakan bahwa KPU RI telah merusak moral dengan memberikan kesempatan kembali kepada seseorang yang terbukti menyalahgunakan posisi.
4. Meminta agar pimpinan KPU RI yang mengeluarkan surat pengaktifan Parlagutan diperiksa.
5. Menuntut keadilan dan transparansi, dengan menegaskan “No Viral No Justice” terkait penyelamatan Parlagutan.

Aksi ini diharapkan dapat mendorong KPU RI untuk mengambil tindakan tegas dan menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia.

Red Karo Karo.

Artikel Terkait

- Advertisement -spot_img

Terbaru